Pre-Wedding

Raditya Dika si Kambing Jantan (sebuah inspirasi)

……… “Gue pagi ini bangun terus gue mandi. Ke sekolah lagi. Males deh.” …….. (sumber : Blognya Dika) itu sebuah kalimat pertama (‘first sentences’) dari sebuah blog yang menurutnya sangat tidak menarik pembaca untuk meneruskan membaca isi postingan selanjutnya.——

Ya, siapa yang tak kenal Raditya Dika si Kambing Jantan yang populer lewat bukunya yang ternyata berasal dari blognya dan kemudian difilmkan dan dibintanginya sendiri. Sebenernya udah lama booming buku dan film berjudul “Kambing Jantan” ini dan sudah banyak yang kenal Dika dari mulai anak SD sampe Orang tua. Tapi bukan itu yang ingin dibahas disini, melainkan Semangat dia untuk terus menulis dan menulis hingga akhirnya sukses menjadi bintang dan dikenal banyak orang. Bahkan di usianya yang masih muda dia udah bisa dibilang SUKSES membiayai hidupnya.

Menurut Dika, ada tiga hal yang menjadi kunci sukses dalam menulis, yaitu;

1. First Sentences atau kalimat pertama yang menarik dan membuat penasaran pembaca sehingga ingin meneruskan membaca isi postingan kita. Tidak seperti kalimat pertama yang ditulis di atas. Si pembaca akan berfikir kalau isi tulisan selanjutnya adalah curhatan seorang ABG anak sekolah tentang kehidupan atau aktivitas harian pribadinya. Kita harus bisa menarik pembaca hanya lewat kalimat pertama tersebut dan membuat penasaran mereka untuk melanjutkan membacanya. Selanjutnya kita tinggal konsisten dengan kalimat-kalimat selanjutanya sampai akhir tulisan kita.

2. Tulisan Ekonomis maksudnya sedikit berhematlah dalam penggunaan kata atau kalimat. Sehingga kata & kalimat kita enak untuk diikuti oleh pembaca. Jangan mengulang hal-hal yang kurang perlu dan tidak pada tempatnya. Konsistensi bahasa juga sangat dibutuhkan untuk membuat tulisan kita lebih ekonomis.

3. Voice of Yours atau kata dan kalimat kita harus memiliki ‘Suara’ yang khas, sehingga orang yang membaca dan sering membaca tulisan kita bisa mengenali kita lewat tulisan yang terdiri dari kata dan kalimat. Sekalipun kita membuat tulisan di luar blog kita dan tanpa nama penulis, tapi pembaca akan mengenali siapa yang menulisnya.

selengkapnya silahkan baca di blognya

Itulah sebuah inspirasi buat kita para penulis blog (blogger) agar bisa terus menulis dan menulis tanpa berfikir “siapa yang akan baca tulisan kita?” atau “kampungan nggak sich tulisan kita?. Peduli amat, yang penting nulis dan nulis dengan tujuan yang  sesuai dengan keinginan kita. Misalnya tujuan kita membuat sebuah tutorial, tips & trik, atau hanya sekedar ingin membuat orang tertawa. Atau banyak lagi tujuan-tujuan lainnya yang positif dan bermanfaat bagi para pembaca. “Just keep writing” aja demi konsistensi ngeblog kita. Coba deh tanyain sama mereka para penulis terkenal yang ada di Indonesia, apa pernah mereka berhenti menulis hanya gara-gara ngerasa kalau tulisannya gak bakal ada yang ngebaca? dalam Film Kambing Jantan aja Dika sempet kaget ketika temen SDnya ternyata menjadi pembaca setia blognya (walaupun dia nemuin blog Kambing Jantan gara-gara mau nyari kambing buat Qurban heheheheh). Tapi itu membuktikan bahwa sebelumnya Dika gak pernah nyangka kalau blognya bisa dikenal dan dibaca orang (apalagi temen deket).

Nah dari ulasan ini (Maaf buat Dika karena gak minta izin dulu, tapi gak bermaksud jelek kok) mari kita petik sebuah pelajaran positif untuk pembelajaran para Blogger Indonesia khususnya, semangat dan terus semangat. Sering-seringlah berkunjung ke blog lain (bukan untuk COPAS) untuk menambah wawasan bahasa dan variasi tulisan serta tema postingan kita.

Membuat Anak Seneng Tanpa Biaya (heheheheh)

Menyenangkan sekali bisa bermain dan bersenang-senang dengan anak di waktu istirahat (weekend) setelah seminggu penuh disibukan dengan rutinitas kerjaan yang penuh dengan setumpuk masalah yang harus dipecahkan. Gak harus lama – lama dan gak harus mahal – mahal membuat sebuah mainan yang bisa bikin anak ketawa. Contohnya berikut ini, sebuah “mobil-mobilan” yang terbuat dari barang-barang yang sudah ada di rumah dan gak perlu mahal-mahal (kalaupun harus beli). Simak Tutorialnya…..;

 

Bahan (barang) yang diperlukan :

DSC01700

sebuah kain (sinjang = sunda)

DSC01701

sebuah bantal kursi kecil

DSC01703

sebuah meja belajar anak

Cara merakit ;

DSC01704

balikan posisi meja belajar (kakinya di atas) sebagai alas (gardan+kabin) mobil-mobilan.

 

 

 

 

 

 

DSC01705

DSC01707

ikatkan kain sinjang pada kedua kaki meja yang terbalik di kedua sisinya.

DSC01708

DSC01710

Tempatkan bantal kuri seperti pad gambar dan naikan si anak dengan posisi seperti pada gambar (pastikan anak anda aman dan tidak terguling). Setelah itu Tarik kain sinjang dan……. Ngeeeeeeeeeeng…….!

Maaf tutorial ini sekedar iseng aja ngisi kekosongan blog (mau posting malah bingung mau postingin apaan heheheheheheheheh)

PNS vs WIRAUSAHA

Zaman tahun 1998 kebawah (rezim Soeharto) pendapat tentang Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu sangat miring dan dipandang sebelah mata oleh kebanyakan masyarakat. Ya memang secara status sosial seorang PNS itu dihormati masyarakat, seolah-olah yang menjadi PNS adalah orang yang sangat pintar layaknya para pejabat negara ini. Namun, karena waktu itu kebanyakan PNS adalah Guru jadinya kena istilah “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”. Seolah – olah seorang PNS itu diwajibkan mengabdi dan mengabdi tanpa mengharapkan Tanda Jasa. Mangkanya citra “Miskin” dan “Serba Kekurangan” sangat melekat pada tubuh seorang PNS. Banyak orang yang lebih memilih bekerja di Perusahaan swasta ataupun membuat usaha sendiri.

Tapi apa yang terjadi kini, Gaji PNS naik drastis dari tahun ke tahun, bahkan ada istilah Gaji ke-13 segala. Setiap tahun pasti mengalami kenaikan…. dampaknya…………? Para pembenci PNSpun mulai pindah haluan jadi pengen ikutan masuk PNS, Segala carapun dicoba dari mulai nyogok, cari bocoran soal ujian CPNS, dan sebagainya dan sebagainya. Sungguh sebuah situasi yang sangat kontras sekali, dulu “kelam” sekarang “bersinar”. Tapi itulah fenomenanya, setiap tahun ada ribuan bahkan ratusan ribu orang yang mendaftar dan mengikuti ujian CPNS dari berbagai bidang. Sebagai strateginya, pemerintahpun menyelenggarakan ujian masuk CPNS secara serempak pada sebuah tanggal seluruh Indonesia. Akhirnya, persainganpun sangat ketat walaupun sudah terbagi-bagi (karena testnya serempak) tapi tetap saja quota formasi PNS sangat sedikit, padahal setiap tahunnya ada ratusan ribu mahasiswa yang lulus perguruan tinggi (baik negeri ataupun swasta) formasi maksimum 10 kursi setiap bidang.

Menumpuk di DISNAKERTRANS, POLRES, PUSKESMAS, RUMAH SAKIT, dan instansi-instansi lainnya yang berhubungan dengan persyaratan pendaftaran CPNS sudah tidak asing lagi dijumpai setiap tahunnya. Berbondong-bondong para sarjana pencari kerja (usia 18-35 tahun) menyesaki tempat-tempat tersebut dan kantor pos. Bahkan langsung di instansi yang ditujunya (pengiriman berkas lamaran langsung). Bejubel, panas, keringat, ramai, gak bisa antri bahkan sempat di tahun 2007 pagar Kantor Pengadilan Tinggi Bandung jebol dirusak antrian pelamar, beberapa orang sempat ada yang pingsan kehabisan udara dan terinjak-injak oleh pelamar lainnya.

Coba kalau sempet kita tanyain sama mereka hal ini ; “Mas/mbak dulu pas kuliah pernah mimpi gak mau jadi PNS….?” pasti yang bukan lulusan ilmu pendidikan dan keguruan bakal ngejawab “Nggak….!”. Bahkan universitas Pendidikan aja sempet kalah pamor dengan Universitas yang non-pendidikan, jurusan keguruan dan pendidikan sempet sepi beberapa tahun ke belakang karena gak ada yang minat untuk jadi guru. Pengennya jadi pengusaha atau kerja di Bank….. Nah……? bagaimana ini…..?

Try Ubuntu KK

Setelah dirilis sekitar tanggal 29 Oktober 2009, dapet dech CD installer Ubuntu KK dan langsung dicoba di Novbook Axioo MNC0152… beuh…! tetep aja masalahnya di grafis. Ubuntu KK gak nyediain driver buat sis mirage…… wah kalo beginimah gimana atuh caranya? justru yang menjadi daya tariknya pengen nyobain efek 3Dnya yang keren…. hhihihihi masa harus ganti Novbook….? beuh